A.
Latar Belakang
Novel
merupakan karangan prosa panjang yang mengandung rangkaian cerita kehidupan
seseorang dengan orang di sekelilingnya, dengan menonjolkan watak dan sifat
setiap pelaku.Habiburahman el Shirazy menulis beberapa novel antara lain
Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Di Atas Sajadah Cinta, Dalam Mihrab
Cinta, Mahkota Cinta, Ketika Cinta Berbuah Surga, Takbir Cinta Zahrana,
Pudarnya Pesona Cleopatra, dan lainnya.
Dari
novel-novel yang ditulis Habiburahman, tema yang dibicarakan hampir sama yakni
tentang cinta dan agama, seting peristiwa kebanyakan juga terjadi di Mesir dan
Indonesia. Hal ini sejatinya perlu diungkap, kenapa novel karya Habiburahman
mempunyai kecenderungan yang hampir sama.
Dalam
makalah ini penulis akan mencoba mengritik salah satu novel Habiburahman yang
berjudul Pudarnya Pesona Cleopatra dari beberapa sudut pandang. Novel
Pudarnya Pesona Cleopatra (selajutnya PPC) merupakan salah satu novel populer
yang terbit pada tahun 2005.Isi yang tekandung di dalamnya menceritakan tentang
perjodohan.Jika dikaji tahun pembuatannya, novel ini bisa dikatakan novel yang
ketinggalan jaman.Sebuah novel atau cerita yang bertema perjodohan atau kawin
paksa populer pada angkatan Balai Pustaka.Bisa jadi PPC mengadopsi novel-novel
dari angkatan Balai Pustaka, yang kemudian bisa dinyatakan interteks dengan
menambahkan bumbu-bumbu islami di dalamnya. Jika dikatakan sebagai novel psikologi pembangun jiwa, apakah
benar pernyataan tersebut, atau mungkin sekedar pemanis saja agar laku di
pasaran masyarakat indonesia yang sedang mengalami degradasi moral dan agama.